
Malang,16/08/19. Kunjungan Benchmarking oleh Universitas Ciputra kemarin berlangsung hangat dan santai. Sekitar pukul 09.30 pagi para staff pengajar Balai Bahasa dan Budaya (BBB) FS UM menyambut kedatangan Ibu Natalia Christiani, selaku Koordinator Language & Culture Center (LCC), dan Ibu Arcella Bedi Saraswati, selaku staff LCC.
Pertama-tama, Ibu Natalia mengucapkan terimakasih karena bisa mengunjungi BBB FS UM ini. Ibu Natalia melanjutkan bahwa kunjungan ini adalah kunjungan yang bisa disebut kunjungan mendadak namun tetap semuanya berjalan dengan baik. Dilanjut oleh Ibu Utari Praba Astuti, selaku Direktur BBB FS UM, mengucapkan terimakasih kepada LCC Universitas Ciputra karena telah memilih BBB FS UM sebagai tempat pilihan untuk kunjungan benchmarking.

Dalam benchmarking ini, baik pihak BBB FS UM maupun LCC Universitas Ciputra saling memperkenalkan program kerja masing masing yang mana nantinya dapat menjadi program kerja percontohan. Language & Culture Center sendiri adalah unit pelayanan Bahasa di bawah naungan Fakultas Entrepreneurship & Humaniora (FEH) Universitas Ciputra, sama halnya dengan Balai Bahasa dan Budaya yang mana di bawah naungan Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang.
Ibu Natalia serta Ibu Arcella juga membahas tentang kerjasama Universitas Ciputra dan perusahaan-perusahaan ternama seperti Apple, Tiket.com, Bukalapak, dan lainnya. Kerjasama dengan perusahaan ternama ini ada karena prinsip Fakultas Entrepreneurship & Humaniora sendiri yang mewadahi mahasiswa untuk memiliki jiwa enterpreuner. Untuk melanjutkan, Ibu Utari juga menjelaskan tentang kerjasama BBB FS UM dengan IALF Surabaya dan IIEF Jakarta. Kerjasama ini berupa pengadaan tes IELTS dan ITP TOEFL yang kemudian ditunjang oleh program kursus yang diadakan oleh BBB FS UM. Dari pengenalan masing-masing program kerja ini, baik pihak BBB UM dan LCC Universitas Ciputra sama sama tertarik akan program kerja yang dijelaskan tersebut.
Pembicaraan program kerja ini berlangsung santai dan luwes sehingga tak jarang terdengar gelak tawa ketika tengah membahas program kerjasama. Hidangan-hidangan khas Malang pun tersaji untuk melengkapi obrolan tersebut.


Sebelum benchmarking ditutup sekitar pukul 12.00, Ibu Utari Praba Astuti, selaku Direktur BBB FS UM tak lupa menyerahkan cinderamata kepada tamu kunjungan dan berfoto bersama. Sebagai kenang-kenangan, Ibu Natalia juga menyerahkan cinderamata cantik dari Universitas Ciputra Surabaya untuk BBB FS UM. Penyerahan cinderamata ini dilanjut dengan foto bersama staff dan pengajar Balai Bahasa UM. Di tengah tengah foto bersama, Ibu Natalia mengajak kami untuk berfoto dengan menunjukkan tiga jari kanan membentuk huruf ‘E’ yang melambangkan Universitas Ciputra yang berbasis kampus entrepreneurship.



Kurang rasanya jika berkunjung ke Balai Bahasa UM tanpa berkeliling Gedung melihat-lihat ruangan tes dan kursus. Saat berada di lantai 3, dimana biasa tes IELTS dilaksanakan, Ibu Natalia dan Ibu Arcella dibuat bingung tatkala melihat kain besar yang menjuntai di plafon ruangan kelas. “Jadi kain ini bukan untuk kondangan ya. Pihak IALF Surabaya menyarankan pada kami untuk menggunakan kain ini agar ruangan ini kedap suara. Maka dari itu, dua ruangan ini biasa kami gunakan untuk tes”, jelas Ibu Ratih Mufidah, staff BBB FS UM. Beberapa kali juga Ibu Natalia dan Ibu Arcella menyempatkan mengambil gambar ruangan kelas yang ada di Balai Bahasa.



Benchmarking ini bertujuan untuk mengenal Lembaga dan program kerja satu sama lain yang mana kedepannya dapat dijadikan acuan dan contoh untuk program yang lebih baik lagi. Dari sini, Balai Bahasa dapat berinovasi lagi untuk mengembangkan kinerja para staff dan pengajar. (Sarah|Internship)
Penulis: Sarah Maghvira
Dokumentasi: Sarah Maghvira & Ratih Mufidah
Editor: Ratih Mufidah
