
Malang-17 Juli 2019. Kunjungan Universitas Sriwijaya dalam rangka studi banding di Balai Bahasa dan Budaya FS UM berlangsung hangat dan kekeluargaan. Sejak kemarin, ibu direktur beserta staff dan pengajar BBB sudah mempersiapkan banyak hal untuk menyambut kedatangan tamu istimewa kita kali ini yang jauh-jauh datang ke Malang dari Palembang untuk menggali informasi sekaligus bertukar ilmu agar kedepannya pusat studi kebahasaan lebih berkembang dan maju lagi.
Hari ini, sekitar pukul 09.30 tamu dari Universitas Sriwijaya, Kepala UPT UNSRI beserta rombongan tiba di lokasi. Ibu direktur, Dr. Utari Praba Astuti, M.A, memberikan sambutan hangat dan ramah kepada para tamu yang hadir. Kegiatan ini berlangsung sekitar 3 jam lamanya. Dimulai dari saling memperkenalkan diri, penjelasan mengenai apa saja kegiatan atau program yang telah berlangsung di BBB selama ini.
Dalam kesempatan itu, Ibu direktur menceritakan sedikit pengalaman lucu yang dialaminya bersama para staff yang bertugas. “Jadwal TKBI (Tes Kemampuan Bahasa Inggris) yang diadakan untuk mahasiswa baru seringkali tabrakan dengan jadwal Konser yang juga dilaksanakan di Graha Cakrawala”, tutur Bu Utari kepada para tamu yang hadir. “Konser? Maksudnya bagaimana, Bu?” tanya salah satu tamu. “Iya Pak, Bu jadi di sini itu banyak konser yang dibooking di Graha Cakrawala. Waktu itu ada konser Iwan Fals, besoknya harus dibereskan dulu. Ruangan itu harus diisi oleh ribuan kursi, disusun dan diurutkan nomor kursinya. Jadi, pagi-pagi sekali kami sudah siap ke dalam untuk menempel nomor-nomor tersebut secara mengular. Setelah di dalam sudah beres, kami langsung bergegas berlarian. TKBI dimulai pukul 08.00 pagi. Kami kerja ekstra”, ungkap Bu Utari disambut gelak tawa para tamu yang hadir.
Setelah itu, pihak Balai Bahasa dan Budaya FS UM banyak bertukar pengalaman dan informasi dengan pihak UPT Bahasa Universitas Sriwijaya. Tidak lupa menyantap snack dan buah-buahan khas Malang yang membuat orang Palembang senang.

Sebelum menutup kegiatan, Bapak Bambang A. Loenoto, M.A, Ph.D beserta rombongan ingin melihat ruangan yang tersedia di BBB, kemudian para pengajar dan staff menunjukkan ruangan kelas, ruang dosen, ruang tes, aula dan mushola yang berada di lantai 1 sampai lantai 3.

Bapak Bambang, ditemui setelah acara serah terima kenang-kenangan dan oleh-oleh serta sesi foto-foto selesai, mengungkapkan kesan dan pesannya berkunjung di BBB, “Apa yang menjadi ekspektasi kami, justru lebih dari itu. Saya dan teman-teman tidak salah memilih tempat untuk studi banding. Kami disambut dengan sangat ramah dan hangat.” Ditanya soal apa yang menjadi perbedaan antara UPT Bahasa UNSRI dan BBB FS UM, beliau menjawab bahwa di BBB ini fasilitasnya lebih lengkap dan ruangannya memadai. Kegiatan dan program yang dilaksanakan pun beragam. Hal ini akan beliau aplikasikan juga nantinya di UPT Bahasa UNSRI. Terakhir, beliau berpesan agar Balai Bahasa dan Budaya dapat lebih maju dan berkembang lagi sebagai salah satu rujukan terbaik di Indonesia sejak menjadi IKIP Malang dan sampai berganti nama menjadi Universitas Negeri Malang.


Penulis: Nabilah Haruna
Dokumentasi: Nabilah Haruna
Editor: Sarah Maghvirah
(Mahasiswi Intern 2019)
